A. Wali Songo dalam Islamisasi di
a. Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik.
Dikenal juga dengan nama Maulana Magribi (syekh magribi). Ia juga berasal dari magribi (afrika utara). Ia berasal dari keluarga muslim yang taat, dan belajar agama islam sejak kecil. Ia berdakwah secara intensif dan bijaksana. Upaya menghilangkan sistem kasta dalam masyarakat pada masa itu menjadi objek berdakwah. Cita – cita dan perjuangannya dilanjutkan oleh anaknya, Sunan Ampel.
b. Raden Rahmat atau Sunan Ampel.
Memulai dakwahnya dari sebuah pesantren yang didirikan di Ampel Denta ( dekat
c. Raden Paku ( Raden Ainul Yaqin ) atau Sunan Giri.
Raden Paku adalah putra Maulana Ishak. Ia di tugaskan Sunan Ampel untuk menyiarkan agama islam di Blambangan. Sunan Giri pernah belajar di pesantren ampel denta. Setelah dewasa, pada suatu perjalanan haji bersama
d. Raden Makdum Ibrahim atau Sunan Bonang.
Menyebarkan agama islam dengan cara menyesuaikan diri dengan corak kebudayaan masyarakat jawa yang menggemari wayang dan musik gamelan. Untuk itu, ia menciptakan gending – gending yang memiliki nilai keislaman. Setiap bait lagu diselingi dengan ucapan dua kalimah syahadat sehingga musik gamelan yang mengiringinya kian dikenal dengan istilah sekaten. Sunan Bonang pernah belajar islam di Pasai, Aceh. Sekembalinya dari pasai, ia memusatkan kegiatan dakwahnya di Tuban yang mendirikan pondok pesantren.
e. Sunan Drajat (Raden Qosim Syarifudin )
Dikenal sebagai seorang wali yang dermawan. Ia banyak memberikan pertolongan kepada yatim piatu, fakir miskin, orang sakit dan orang sengsara. Perhatiannya yang besar terhadap masalah sosial sangat tepat pada masa itu. Ia hidup pada saat kerajaan majapahit runtuh ( 1428 M ) dan rakyat mengalami suasana kritis serta prihatin.
f. Syarif hidayatullah atau Sunan Gunung Jati.
Adalah wali yang sangat berperan dalam penyebaran islam di jawa barat, khususnya
g. Raden Jafar Sadiq atau Sunan Qudus.
Sunan Qudus membangun masjid di daerah loran pada tahun 1549 m namanya masjid Al-Aqsa atau Al-Manar, wilayah sekitarnya disebut qudus. Sunan Qudus digelari wali Al-Ilmi ( orang berilmu luas ) oleh para wali songo karena memiliki keahlian khusus dalam bidang agama.
h. Raden Mas Syahid atau Sunan Kalijaga
Dikenal sebagai budayawan dan seniman ( seni suara, ukir dan busana ). Ia menciptakan aneka cerita wayang yang bernafaskan islam yang dibuat dari kulit kambing ( wayang kulit ). Pada masa itu wayang populer dilukis pada semacam kertas lebar ( wayang beber ). Dalam seni suara, ia adalah pencipta lagu dandang gula. Sunan kalijaga berasal dari suku jawa asli. Ia melakukan dakwahnya dengan cara berkelana. Karena wawasannya luas dan pemikirannya tajam, Sunan Kalijaga tidak hanya disukai rakyat, tetapi juga oleh para cendikiawan dan penguasa.
i. Raden Said ( Raden Prawoto ) atau Sunan Muria.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar